Kerinduan hakiki

https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=h2n54lmWmXo#at=146

(Kerinduan dengan Sang Pencipta. Penciptaan manusia tentu jika dilihat dengan kacamata Ilmiah adalah sebuah reaksi unsur-unsur yang ada di bumi (tanah), namun disempurnakan bentuknya dan ditiupkan ruh ke dalam jasad. Namun semua itu adalah ciptaan Allooh SWT dan semua melewati proses yang panjang dan mengikuti kaidah-kaidah yang telah ditetapkan. Manusia sejenis makhluk yang juga mengikuti ketetapan-ketetapan bahkan untuk surga yang dijanjikan kepadanya).

https://www.youtube.com/watch?v=p63k-0N1Ssc

(Kerinduan Adam dan Hawa mungkin tertanam dalam alam bawah sadar atau mungkin sudah tertanam dalam pertama kali penciptaan bahwa pertemuan Adam dan Hawa adalah sexual motivation. Mungkin ini benar yang dikatakan Freud bahwa seksual drive yang ditahan menghadirkan cinta. Hasrat seksual jika tanpa diarahkan tentu akan mengambil objek bahkan...apapun. Namun Adam dan Hawa adalah kisah tersendiri yang memang bila dielaborasi lebih jauh akan memberikan suatu pencerahan-pencerahan dan mampu menjelaskan "cinta" yang selama ini di ucapkan oleh muda-mudi. Ilmu sosiologi dan psikologi mempelajari manusia pertama ini dan kemungkinan-kemungkinannya sebetulnya sangat menarik tanpa menisbahkan kepada "hewan" dalam melaksanakan kajian).

Mencoba mempelajari manusia awal adalah sebuah kajian psikologis yang menarik. Ketika menisbahkan kepada hewan, tentu akan mengalami bias dan tidak adanya titik temu secara general, karena dorongan manusia yang multi drive dengan dorongan hewani jelas berbeda. Hal ini sudah dibuktikan secara fisik pada anatomi tubuh terutama otak walaupun tidak menutup kenyataan bahwa sistem metabolisme, bentuk, reproduksi hampir sama dengan sistem yang dimiliki manusia.  (http://www.youtube.com/watch?v=7Q-m4lXNL2k). Evolusi mengalami kesulitan dalam menjelaskan transisi evolutif ke arah manusia, bahkan mereka juga kesulitan menjelaskan bagaimana satu bentuk hewan menuju ke bentuk hewan baru . Bahkan ada yang saking frustasinya menisbahkan kepada peoses radiasi yang sempurna, namun radiasi ternyata menyebabkan kanker yang tidak mendukung tubuh ideal malahan layaknya parasit yang merusak tubuh baik secara fisik maupun hormonal.

Kisah-kisah zaman dahulu yang membahas sampai ke masalah spiritual ternyata lebih tua dari masuskrip atau tulisan-tulisan yang sudah ditemukan bahkan mungkin lebih tua dari : http://www.youtube.com/watch?v=_YgUlQxSBiw. Artinya Hindu mungkin satu yang tersisa dari berbagai kondisi spiritual pada waktu itu. Tulisan itu bukanlah awal dari perwakilan spiritual manusia, melainkan mendahului dan tentunya berproses dan prosesnya sama panjangnya ketika manusia pertama lahir tanpa melihat syurga atau berkomunikasi dengan Sang pencipta.

Ketika nabi Adam dan Siti Hawa bercerita kepada anaknya mengenai syurga dan neraka, tentu akan sama halnya rasul menjelaskan kepada ummatnya. Sehingga wajar jika ada yang percaya dan ada yang meragukannya.

Dalam Islam tidak mengakui bahwa Islam adalah agama awal, melainkan agama penerus dari agama-agama yang lain terutama agama Nabi Ibrahim dan mempercayai ada pembawa pesan seperti rosul pembawa Islam yang jumlahnya sangat banyak. Namun telah mengklaim bahwa Islam adalah agama akhir zaman. Ini terlihat dari sudah afkhirnya manusia berfikir tentang spiritualitas bahkan ada yang menganggap agama sumber masalah sehingga tugas manusia mempelajari agama akhir ini dengan konsep-konsepnya yang memang pada masa turunnya banyak yang tidak menyadari akan arti pentingnya pada saat ini sehingga tata kelola berdasar Wahyu Alqur'an yang "benar" namun menyisakan ruang debatable untuk menjawab tantangan-tantangan masa depan perlu dipertimbangkan. Jika berawal dari "apriori" lebih baik tidak dilakukan dan lebih baik melakukan menurut yang terbaik.



(Ini bukan kebenaran melainkan sebuah kemungkinan, karena yang pasti tentunya dari Wahyu melalui Rasulnya)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar